Sunday, October 12, 2014

Setia

Mulut kata jangan tapi tangan terus melakukan tanpa peduli. Berkelahi antara mulut dan tangan. Aku hanya dapat melihat gelagat tangan. Susah untuk melihat mulut tanpa bantuan cermin.

Mulut kata siksa, tapi tangan kata takpe nanti aku yang tanggung dosa. Tangan lupa kita dicipta untuk setia. Dia lupa.

Anggota badan kandangnya pun tak paham apa erti setia inikan pula hati seorang perempuan bergelar makwe.

No comments:

Post a Comment